Tom Yam ala Nigella

Gara-gara ngubek-ngubek situsnya foodnetwork untuk nyari resep chocolate muffin kemarin, saya malah nemu resep ini. Jadilah kepikiran sepanjang hari sambil mburuh, membayangkan asam pedas dan hangat gurihnya kaldu ikan berpadu udang *iler netes netes*. Daripada kempunan alias kepikiran terus malah celaka di jalan, jadilah menyempatkan diri belanja bahan-bahan yang diperlukan sepulang dari mburuh.

Belanja ini itu di supermarket dekat rumah dan segera pulang. Begitu sampai di rumah, ndak pake ganti baju langsung cuci tangan dan menyiapkan wajan. Dan berikut yang dilakukan:

Tumis segenggam bawang merah yang digiling kasar, seruas besar lengkuas yang diiris tebal dan dimemarkan juga tiga batang serai yang ujungnya dimemarkan. Tumis sampai wangi dan masukkan sekitar 1,5 liter air (kayaknya lebih dari segini) lalu cemplungkan potongan fillet ikan marlin dan udang yang dikupas bersih. Tambahkan daun salam (saya pakai bay leave, ndak ada daun salam ternyata) dan daun jeruk yang disobek-sobek juga segenggam asam/tamarin yang segar (buang kulitnya ya). Masak di api kecil.

Siapkan bahan yang lain antara lain cabe merah keriting yang diiris serong (buang bijinya biar ndak terlalu pedes), potongan tomat, jamur kancing alias champignon dan potongan bok choy. Setelah rebusan mendidih, bumbui dengan 3 sdm kecap ikan, 2 sdm bumbu kari ala Thai siap pakai, 1/2 sdt bubuk kunyit atau seruas kunyit segar yang dimemarkan dan 2 sdt gula. Masukkan potongan tomat, jamur dan sayur juga santan 200 ml. Aduk terus hingga mendidih. Tambahkan daun kemangi saat akan dihidangkan.

Selamat makan :mrgreen: *elap keringat*

ps: setelah dicoba sepertinya kurang bumbu seperti biji ketumbar dan juga rasanya lebih segar kalau tanpa santan. yah, mari diulang lagi di lain kesempatan 😀

pps: oh ya, jangan lupa angkat dan buang asam/tamarin, bay leave dan daun jeruknya. kelamaan di dalam sup, jadinya malah pahit atau berubah rasa :mrgreen:

Iklan

Tentang kucingusil

seorang anak perempuan dari orang tua yang hebat dan juga kakak yang baik untuk kedua orang adik lelakinya. perempuan ini penyuka taman bermain dan taman bacaan, suka keluyuran sendiri, icip-icip makanan di pinggir jalan, mencatat perjalanannya dan membagikan cerita kepada teman-teman terbaik.
Pos ini dipublikasikan di si kucing nge-dapur dan tag , , . Tandai permalink.

11 Balasan ke Tom Yam ala Nigella

  1. wongiseng berkata:

    Tom Yam di sini bumbu jadi aja, resep asli ribet :))

    OOT: Mbak Nigella ini sebenernya udah usia 50+ tapi masih cantik dan aksennya mengesankan.

  2. devieriana berkata:

    hedeeuh, itu Tom Yam-nya nampaknya enak sekali *ngusap iler*. Nganu, nggak ada rencana ngirim makanan ke aku dalam waktu dekatkah? *nyatet alamat*

    • kucingusil berkata:

      @wongiseng: pake bumbu kari thailand yang instan juga kok mbah, cuman biar lebih mantap nambahin bumbu masak segar yang lain 😛

      oot juga: 50 lebih? wow wow wow, saya suka liat tante Nigella ini masak kue. terus tengah malam mindik-mindik ke dapur, nyomot sepotong 😆

      @devieriana: boleh mba, pedes ya? *tambahin bubuk cabe setengah kilo* 😆

  3. plukz berkata:

    saya salah blogwalking kesini nih..

    *kruyuk kruyuk perut* 😦

    • kucingusil berkata:

      @plukz: lapar? coba cara ini:

      pandangi gambar sambil nyeruput air segalon. dijamin kenyang 😛

      eh, nyasarnya anda itu berkah buat saya 😆

  4. myaw berkata:

    Tanpa tester adalah hoax!!!
    *siapin rantang tiga susun, mlipir ke bintaro*

  5. yati berkata:

    pake santen? haduh…tar kalo nyobain resep yang tanpa santan, bagi ya :p

    • kucingusil berkata:

      @myaw: sinih, mari ke bintaro

      *masak tom yam sedandang* 😆

      @pawangkucing: iya, pawang. enakan ndak pake santan, lebih segar. si tante Nigella sih kasi resepnya begitu

      *melempar kesalahan* :p

  6. ipied berkata:

    kupikir tom yum itu ndak pake santen loh… makanya kuahnya encer dan merah… ah setuju dengan myaw! tanpa tester adalah hoax! 😆

    • kucingusil berkata:

      ada dua versi sih katanya situs masak memasaka ala Thai, pakai atau tanpa santan. dan rasanya lebih pas ndak pake santan *muka ijo*

      barter dengan puding lapis buatanmua dong ah :bringit:

  7. christin berkata:

    bikin lagi lin!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s